Tertarik untuk Menjadi Pilot? Ini Langkah-Langkahnya

Pilot merupakan pekerjaan yang memiliki tanggung jawab cukup besar. Meskipun memiliki tanggung jawab besar, tapi profesi satu ini merupakan profesi dengan gaji tinggi. Tidak hanya itu saja, ada banyak keuntungan menjadi seorang pilot seperti keliling dunia tanpa bayar, dikelilingi wanita cantik, dan memiliki banyak pengalaman. Nah, dengan banyaknya keuntungan jadi pilot. Apakah Anda tertarik untuk menjadi pilot? Jika iya, ini dia langkah-langkahnya.

Daftar di sekolah pilot terlebih dahulu

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar di sekolah pilot terlebih dahulu. Carilah sekolah pilot yang telah memiliki nama besar atau sudah dikenal banyak orang. Usahakan untuk mencari sekolah penerbangan yang telah lama berdiri karena dari usia sekolah dapat mempengaruhi pendidikan bisa berjalan lancar atau tidak. Usia sekolah yang baru berdiri, bisa saja mempengaruhi Anda ketika masuk seperti lambat lulus atau juga sekolah tutup akibat bangkrut. Untuk itu, sebaiknya pilih-pilih terlebih dahulu sekolah penerbangan yang akan Anda pilih. Sekolah yang telah banyak meluluskan siswanya dan menjadi pilot, bukan tidak mungkin membuat Anda bisa lebih mudah menjadi pilot ketika lulus. Untuk meminimalisir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya cek terlebih dahulu sekolah penerbangan yang akan dipilih seperti, reputasi sekolah, usia sekolah, fasilitas, dan jumlah instruktur.

Miliki lisensi penerbangan yang lengkap

Langkah kedua yang harus dilakukan buat Anda yang ingin menjadi pilot yaitu harus memiliki lisensi penerbangan yang lengkap. Dengan adanya lisensi lengkap, membuat Anda lebih mudah untuk diterima dimaskapai penerbangan. Ini semua dikarenakan semakin lengkap lisensi, maka semakin banyak pengalaman membawa pesawat dan jam terbang telah tinggi. Untuk menjadi pilot sebaiknya Anda harus memiliki lisensi-lisensi ini:

SPL ( Studen Pilot License)

Untuk jenis lisensi satu ini akan Anda dapatkan ketika menjadi kader di sekolah pilot sebagai surat izin membawa pesawat latihan yang didampingin instruktur atau juga tidak.

PPL (Privater Pilot License)

Lisensi PPL ini merupakan surat izin yang diperoleh oleh setiap siswa pilot. Jenis lisensi ini digunakan untuk keperluan pribadi dan tidak boleh menerbangkan pesawat pada malam hari. Jam terbang yang dibutuhkan yaitu 60 jam terbang untuk memegang lisensi PPL.

CPL (Comercial Pilot License)

Pilot yang memegang lisensi CPL merupakan pilot yang bisa bekerja dengan dibayar. Untuk mendapatakan lisensi CPL dibutuhkan 140-250 jam terbang.

ATPL (Airliner Transport Pilot License)

Untuk jenis lisensi ini termasuk lisensi tertinggi dan membuat Anda menjadi kapten pesawat dan boleh menerbangkan pesawat dengan membawa penumpang lebih dari 30 orang. Lisensi jenis ini dengan 1. 500 jam terbang

MER (Multi-Engine Rating)

MER merupakan surat izin yang bisa digunakan untuk menerbangkan pesawat dengan mesin ganda. Lisensi ini merupakan lisensi pelengkap dari PPL, CPL, dan IR. Kelebihan memiliki lisensi ini yaitu tidak hanya bisa menjadi pilot tapi dapat menjadi Instruktur.

Untuk Anda yang tertarik menjadi pilot ada baiknya memiliki lisensi MER dikarenakan dapat membuat Anda lebih mudah diterima jadi pilot.

Cepat mendaftar di maskapai penerbangan

Yang satu ini tidak kalah pentingnya dari lainnya karena percuma saja jika Anda telah mendaftar di sekolah pilot ternama dan memiliki lisensi lengkap tapi tidak cepat mendaftar di maskapai penerbangan ketika  lulus. Ini semua dikarenakan ada banyak orang yang tertarik menjadi pilot. Dengan begitu, akan banyak juga pesaing Anda. Jadi, usahakan untuk segera mendaftar di maskapai penerbangan jika langkah pertama dan kedua telah terpenuhi.

Hal-Hal Penting Maskapai Penerbangan dalam Merekut Pilot

Kesalamatan penumpang yang dipercayakan kepada para pilotnya membuat maskapai penerbangan harus merekrut para penerbang secara tidak asal-asalan. Dengan kata lain, besarnya tugas dan tanggung jawab seorang pilot dalam membawa pesawat mewajibkan airline memfokuskan diri dalam menerima para penerbang yang memiliki kapabilitas baik agar nantinya dapat menjalankan tugas sesuai yang diharapkan. Beragam tahapan tes yang harus dilalui oleh setiap pelamar untuk diterima sebagai pilot di airline yang tidak jauh berbeda saat mendaftar sebagai calon siswa pilot, mulai dari akademis, fisik, hingga mental. Secara umum, berikut beberapa hal penting oleh maskapai penerbangan dalam merekrut para pilot:

Keterampilan mengemudikan pesawat

Tugas utama seorang pilot ialah mengemudikan pesawat terbang. Tentu saja para pilot dituntut untuk harus memiliki keterampilan yang baik dalam keahlian tersebut. Keahlian teknis yang diperoleh selama pendidikan akan dinilai dengan maksimal agar pilot yang dipilih benar-benar sesuai dengan kriteria airline. Tak mengherankan kalau maskapai penerbangan mengutamakan pilot yang sudah siap kerja dengan memiliki lisensi MER untuk memperkecil hal-hal yang tidak diinginkan dan tidak perlunya lagi pelatihan untuk memperdalam skill terbang. Ingat, keterampilan teknis menjadi salah satu poin yang mesti dimaksimalkan oleh penerbang untuk memperoleh peluang diterimanya menjadi pilot airline.

Kemampuan mengambil keputusan yang baik

Satu hal penting yang juga sangat diperhatikan oleh pihak maskapai untuk tidak salah memilih para pilot ialah bagaimana cara menyikapi atau kemampuan dalam mengambil keputusan bilamana suatu saat penerbangan mengalami berbagai masalah. Seumpama pesawat sedang take off dan terjadinya problem yang sehingga mengharuskan pilot mendarat darurat untuk menjaga keselamatan penumpang. Pengambilan keputusan merupakan perihal yang tidak boleh diabaikan, apalagi menyangkut nyawa orang banyak. Demikian, hal ini juga turut dijadikan sebagai salah satu penilaian airline dalam memilih calon pilot.

Kecerdasan emosional

Tak hanya sekadar memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik dalam dunia penerbangan, tetapi juga perlunya kecerdasan emosional di mana pilot harus sebisa mungkin mengendalikan emosi ketika sedang marah. Betapa tidak, apabila kemarahan terus dibiarkan dan tidak terkendali dengan baik bukan tidak mungkin akan berpengaruh buruk terhadap penerbangan sehingga bisa membahayakan keselamatan para penumpang. Bayangkan kalau tingkat kemarahan pilot juga menyebabkannya mogok terbang, bukan hanya maskapai yang mengalami kerugian melainkan juga para penumpang. Oleh karenanya, para pilot diuji psikologisnya agar dapat memenuhi syarat menjadi pilot profesional.

Kesehatan fisik

Salah satu tahapan tes yang harus dilalui oleh pilot ketika memperjuangkan posisi di airline ialah cek kondisi kesehatan baik itu dalam hal fisik maupun juga mental. Terbebas dari obat-obatan terlarang dan mempunyai kondisi kesehatan yang mendukung memang menjadi pilihan maskapai dalam merekrut para pilot, bahkan beberapa jam sebelum take off pilot pilot harus cek kesehatan terlebih dahulu agar penerbangan yang dilakukan dapat berlangsung aman dan nyaman serta keselamatan penumpang lebih menjanjikan.

Melamar pekerjaan sebagai pilot airline memang tidaklah mudah, ada banyak tahapan-tahapan tes yang harus dilalui sebab hal ini akan bersangkutan dengan keselamatan para penumpang. Meski peluang kerja di dunia penerbangan terbilang cukup luas, namun mengingat tugas dan tanggung jawab yang besar seorang pilot mengharuskan maskapai penerbangan tidak sembarang untuk merekrut dan memilih para pilot.